Langsung ke konten utama

OBROLAN GEMPA 8.9 SR DAN TSUNAMI JEPANG ----Bersama Prada Sam


http://www.facebook.com/#!/photo.php?id=100000313724872&pid=566406

@ 3 Lilin : 
"Tanya-tanya ya mas... Di beberapa situs...disebutkan bahwa 4 jam sebelum gempa besar Jepang... Seluruh petugas BMKG, PMK dan Polisi Jepang sudah mengeluarkan pengumuman (early warning) sehingga jumlah korban dapat diminimalisasi. Bener atau tidaknya berita tersebut, nyata-nyatanya sebegitu dahsyat Tsunami Jepang...sampai dengan 4 jam setelah terjadi musibah, korban baru dilaporkan 26 org...hingga tadi malam telah mencapai 300 orang...walaupun terus bertambah... Nah...dari itu semua...apa mungkin gempa dan Tsunami dideteksi awal, minimal tanda2 minornya ? (seperti jepang, yg dalam beberapa hari mulai dari rabu lalu gempa terus dengan rata2 diatas 6 SR)..Lalu, bagaimana usaha volunteer Indonesia mensosialisasikan cara2 evakuasi yg baik ? (Krn selama ini proses evakuasi selalu terlambat bahkan menimbulkan kepanikan massa)...."
Oh ya mas, satu pertanyaan lagi... Saat terjadi Tsunami Jepang... Heli Cam sempat merekam pusaran air yg sangat besar diperairan Jepang... Apakah pusaran air menandakan lokasi patahan ?


@ Prada Sam :

Prada Sam

Iya, gua juga liat di TirGIS (secara scala), lebih jelas nya lagi di TV. Gua sendiri belum tahu fenomena itu, sebab secara tsunami, di laut dalam (lepas pantai) ketinggian air relative "rendah" kurang lebih 30cm (itu lah sebabny...a banyak nelayan yang tidak merasakan kekuatan laju tsunami, sesampai di pantai, baru lah mereka melihat desa nya hancur lebur).

Kecepatan tsunami bisa mencapai 500-800 km per jam (setara mobil balap F-1 atau pesawat jet komersial lepas landas di run-way), lalu ketinggian air berlipat ganda sewaktu menabrak dasar pantai.

Jadi, secara teori harusnya air di lepas pantai melaju tanpa hambatan sangat jauh (contoh, gempa dan tsunami Chilie 1960 sampai Jepang. Gempa dan stunami Aceh sampai di India dan Africa dengan kekuatan dan daya bunuh yang sama (walau tidak se-ekstrim local tsunami).

Secara teori pula, patahan yang melenting (yg mendorong air laut, berarti tidak terhisap).

Gempa seperti dulu pernah kita bahas, ada gelombang S dan P (S-wave dan P-wave), begitu pula tsunami, tidak hanya satu gelombang, tapi beruntun, biasanya gelombang pertama tidak mematikan. Ini mungkin bisa jadi air laut "tersedot" lentingan yang tertarik (terseret) lempeng samudra (gempa susulan), hingga menimbulkan pusaran air. (silahkan kunjungi group di facebook
: Hikmah Pembelajaran dari Gempa dan Tsunami di http://www.facebook.com/photo.php?fbid=195576387129484&set=a.100532729967184.978.100000313724872&theater#!/group.php?gid=10150109881710084


Nanti gua cari tahu, atau yang sudah tahu, langsung aja komen berbagi disini.http://www.facebook.com/#!/photo.php?fbid=195576387129484&set=a.100532729967184.978.100000313724872&pid=565911&id=100000313724872


Pertanyaan pertama:

1) Early Warning System (Sistem Peringatan Dini).

1.a) Teknologi.
...Ambil contoh kasus dulu sejak tsunami Aceh, Pemerintah Indonesia (menerima bantuan) memasang peralatan deteksi gelombang lautan (Buoy), tapi sayangnya di curi orang, juga yang terpasang di selatan jajaran pulau Jawa, Bali, NTB dan NTT. Apa yang dicuri (besi?, peralatan canggih yang cuma kelas BMKG yang pake, bukan orang awam), jahat sekali pencuri2 laknat ini.

Secara teori, bouy tsb mengirim sinyal tinggi via satelite terhadap ketinggian gelombang dari settingan normal di CPU nya, lalu akan ditanggapi oleh BMKG dan lembaga/institusi terkait.

Secara teori pula, bouy di setting untuk memberi peringatan sekurang-kurang nya 15 menit sebelum gelombang pertama menerjang pantai.

1.b) Tanda-tanda Alam.
Tanda alam yang gua maksud di sini bukan fenomena langit atau angin. Binatang (gajah), bisa merasakan frekuensi gelombang yang tidak terdeteksi manusia melalui tapak kaki nya (di Thailand, gajah yang ditunggangi turis, panik menjauh dari pantai jauh sebelum air tsunami mencapai pantai Barat Aceh.

Pada peristiwa tsunami (walau tidak selalu terjadi), air laut surut sekitar 10-500 meter dari garis equilibrium pantai. Dulu waktu gempa tsunami Aceh, orang2 banyak yang datang melihat dan mengambil ikan dari pantai yang surut.

Jadi, tanda alam dalam hal ini (dan sudah kita bahas pada postingan2 terdahulu) :
Begitu ada gempa yang dirasakan besar, jauhi struktur (gedung, pohon, jembatan layang, tiang listrik, dsb), lalu menjauh dari pantai, syukur2 bisa ke tempat tinggi gedung tinggi (bukit).
Kisaran air yang masuk ke daratan berkisar 1-2 km. Sementara inundasi (banjiran air), bisa merambat sampai 3km (tanpa dorongan yang berarti).



2) Dapat kah gempa (di laut yang menimbulkan tsunami) di deteksi? ; di predikisi ?

Mari kita tarik definisi nya dulu:
Ter/Di - DETEKSI --- YA, JELAS. Dengan alat yang kita kenal, seismograph (baik analog atau digital). Dengan teknik triangul...asi (sama dasarnya dengan teknik triangulasi pada kompas) dapat diketahui pusat gempa di dasar lempeng dan/atau dipermukaan tanah).

Ter/Di - PREDIKSI --- ya, bisa (sengaja gua tulis huruf kecil biar engga menimbulkan kesalah pengertian yang bermuara pada kepanikan).
Indonesia dan Jepang adalah negara yang rawan gempa dan tsunami (lihat postingan terdahulu mengenai "Pergerakan Lempeng Bumi"). Jadi, lempengan2 bisa di"catat" sejarah (raport) tsunami nya, hal ini yang gua lakukan riset 3x bersama Katrine Monecke, Willi Finger, Brian McAdoo (USGS) dan ilmuwan muda lainnya di Aceh Barat, menghasilkan tesis: Paleostunami --- 1000 years tsunami trace in Aceh.

Dari riset yg gua ikut tsb, siklus tsunami Aceh terjadi tiap 100 tahun (walau engga persis hitungan kalendar) --- nanti gua aplot ulang dach, tentang "dedective tsunami".

Nah...siklus berulang ini pada patahan/lempengan tertentu, dapat diprediksi (bukan diramal), gempa siklus berikutnya, baik tahunan, dasa warsa atau abad. Misal, patahan lempeng di pantai Barat pulau Sumatra, ambil detail lagi di Kepulauan Mentawai, bisa diprediksi berdasarkan "raport" aktivitas tektonik nya.

Prediksi bukan meramal (apalagi cara Bodo), ga usah ilmuwan, kita seluruh warga awam bisa meramal, analogikan saja dua lempeng (samudra dan benua yang bertumbukan dengan) : ada dua petinju (misal Mike Tyson lawan Muhammad Ali yang sudah tua), MT memukul terus sementara MA engga pernah melayangkan satu pukulan pun; maka bisa kita prediksi bahwa MA akan KO, pukulan apa, dimana mendaratnya pukulan, besar/kekuatan pukulan, ronde berapa, menit detik berapa..... engga ada bisa diramal dengan pasti.

----------------------------

Di RAMAL ??? secara gua, BULLSHIT. Banyak ilmuwan pencari sensasi meramalkan akan gempa/mega tsunami. Sampai sekarang, gua berani bilang, engga ada satu alat/ilmuwan yang dapat meramal KAPAN, DIMANA, BERAPA BESAR dan Potensi tsunami.

Melihat Jepang yang banyak mengalami gempa dan tsunami, negara kaya dan maju teknologinya, KESADARAN DAN KESIAGAAN warga negaranya, gua percaya pasti BMKG nya Jepang punya jam terbang yang tinggi.
Permasalahannya, berapa lama waktu yang ada buat warga mengungsi??? Tingkat kepadatan populasi, umur, jenis kelamin dan kesehatan penduduk???


3) CARUT MARUT EVAKUASI !!!!!
Negara maju setingkat Jepang pun mengalami hal ini.
Untuk Indonesia, gua ikut melihat carut marut nya Evakuasi di Meulaboh (Ace...h Barat) dan Paris (Parang Tritis, Yogya).

3.a) Unintegrated Information. (Info yang tidak terpadu).
FALSE ALARM --- "peringatan semu/palsu":
>> Alamiah, naik nya permukaan air laut di atas normal (karena posisi orbit bulan (dan benda langit seperti planet adalah oval, tidak bulat) berada pada titik paling dekat dengan bumi. Masyarakat yang trauma langsung berhamburan teriak2: Tsunami...!!!! Tsunami...!!!

>> Maling, biasanya berkelompok, orang dari luar kampung (kota). Memprovokasi dengan kabar bohong, saat rakyat panik keluar, jarah rayah rumah yang ditinggalkan mencari barang berharga.
Kalo ketangkep orang2 seperti ini, masukkan drum, rendam dengan pasir dan semen sebatas leher, lalu tempatkan mereka di batas pasang surut nya pantai.


3.b) Siapa cepat - bisa jadi pembunuh.

Saat ada "peringatan bencana, tsunami misalnya", langsung panik, naik mobil, motor, becak motor -- ngebut seenak udel, macet di pertigaan / perempatan, nabrak dan nglindes warga yang jalan kaki.

Dulu pe...rnah kita ulas bersama (nanti akan gua apdet) tentang SoP (ProTap/Prosedur Tetap) evakuasi, ini satu hal dulu:

Yakin dech... ga berguna bila lingkungan Anda padat, jalanan sempit. Maka jalan kaki aja. Berapa lama kecepatan rata2 berjalan? 5km/jam, artinya sampai 1km Anda membutuhkan waktu sekitar 12 - 20 menit, dengan berlari2 kecil, mungkin 10 menitan. Naik kendaraan, saat macet, Anda cuma bingung dan panik, apalagi kalo masih mikir "Gimana nich, masak mobil ditinggal?"


3.c) KENALI DAN PAHAMI peta lokasi dan peta rawan bencana LINGKUNGAN ANDA.

>> Rute evakuasi --- di pesisir pantai Barat Aceh, sudah banyak di buat plank/petunjuk arah rute tsunami. Perhatikan rute alternatif bila ada (potong kompas, bahu/j...alan setapak beberapa meter dari jalan) hingga bila berjalan tidak ditabrak kendaraan bermotor.

>> Gedung Tinggi --- di pesisir pantai Barat Aceh, sudah banyak didirikan gedung untuk berlindung dari tsunami. Pelajari, kenali struktur gedungnya, tingkat kerawanan bila ada gempa susulan. Tidak ada struktur anti gempa, yang ada: struktur tahan gempa, artinya memberi kesempatan pada penghuni untuk keluar dan/atau kalau roboh tetap masih terikat (tidak ambrol) ring balok dan kolom struktur gedung.

>> Sekolah, Mesjid, Lapangan Bola, dan serupanya di tempat yang aman dari air tsunami merupakan tempat pengungsian yang baik. Pilih lah yang terdekat dari kediaman Anda.

>> Ikut lah (paling tidak satu kali dalam hidup Anda) Drill (Latihan Siaga Bencana) yg diselenggarakan PMI/PemDa atau Aparat TNI. Jangan meremehkan, jangan bergurau, sebab bisa jadi ini penyelamat Anda dan keluarga saat menghadapi masa bencana.

>> Sharing lah pengetahuan Anda dengan lingkungan, terutama Sekolah anak2 Anda. Pro-aktif dengan guru2 dan Persatuan Orangtua/Wali Murid, tampil lah menerangkan Bencana, SoP saat menghadapi bencana, tempat rendesvous/rally point/safe heaven bila terjadi bencana --- kemana anak2 akan berlindung? Siapa yang bisa dititipkan pada masa bencana?

>> Rumah. Bencana bisa datang kapan saja. Sediakan air putih di gelas plastik transparant, saat gempa malam hari, gerakan air bisa Anda lihat. Bersihkan/lapangkan jalur EXIT jangan terhambat meubeler dsb. Bila gempa berkekuatan kencang, ambil posisi tiarap berbantalkan punggung tangan, setelah berhenti cepat keluar.
Selalu satukan setidaknya:
-- BumpBag (tas pinggang) tempat permata/perhiasan emas.
-- Ijasah dan dokumen berharga pada tas ransel, dibungkus amplop plastik kedap air; kotak First Aid kecil/sedang; dikantong lainnya makanan kering: 1 bungkus biscuit dan 3 bungkus mie instant (untuk yang terakhir, gantilah sebelum tanggal kadaluarsa, juga perhatikan jangan sampai mengundang semut, kecoa dan tikus).

>> Selalu re-charge mobile phone Anda sebelum tidur. Saat bencana, jangan menelpon berlama2 (hemat baterai), juga beri kesempatan keluarga menelepon Anda. Cukup telpon (jangan sms, kelamaan) salah satu keluarga di tempat aman, katakan status Anda dan keluarga, lalu minta dia menyebarkan info tentang status Anda pada anggota keluarga yang lain.

>> Patuhi informasi dari TNI/Polri/PMI/ORARI/RAPI. Jangan tanggapi orang yang tidak bertanggung jawab atau sotoy (sok tau).


@ 3 Lilin : 
Ok...Mas thanks banget atas info dan pengetahuannya.

@ Prada Sam :
Sama-sama... Heil Eagle ....hehehehe...belum lupa juga sama salam BESC 



Note :
Prada Sam adalah seorang volunter yg mengabdikan separuh perjalanan hidupnya untuk kegiatan kemanusiaan, petualangaan dan belajar. tak Heran sudah banyak negara yang di kunjunginya dalam lawatan misi kemanusiaan ataupun petualangannya. Beliau salah satu pendiri Black Eagle Shooting club (BESC). Untuk mengetahui dan mengenal beliau lebih dekat...silahkan kunjungi FB beliau di :
http://www.facebook.com/#!/profile.php?id=100000313724872

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SEKILAS TENTANG PISTOL SIG SAUER P-226

Sig Sauer P-226 adalah salah satu varian senjata api jenis Pistol buatan Sig Sauer yang diproduksi oleh Swiss dan Jerman. Senjata ini merupakan salah satu senjata api genggam favorit special force di seluruh dunia. 

Mengenal SENAPAN ANGIN...(Air Riffle) ----Ditulis Oleh Johan Sastro

SENAPAN ANGIN (AIR RIFFLE) adalah senapan yang menggunakan prinsip pneumatik yang menembakkan proyektil dengan menggunakan tenaga udara atau sejenis gas tertentu yang dimampatkan. Senapan angin biasanya digunakan untuk olahraga dan berburu binatang kecil seperti burung dan tupai, ukuran peluru yang dipakai biasanya juga tidak terlalu besar yaitu ukuran kaliber .177 atau 4,5 mm dan 5,5 mm biasanya terbuat dari bahan timah, meskipun begitu senapan ini bisa membunuh manusia kalau prosedur pemakaiannya keliru atau disalahgunakan.

Syarat dan Ketentuan Pengurusan Izin Kepemilikan Senjata Api

Banyak dari kita yang belum tahu persyaratan untuk mengurus surat untuk senjata api, sebelum anda berpikir untuk membeli senjata api ada baiknya anda membaca hal berikut ini dulu jadi apakah anda sudah pantas untuk memiliki senjata api. Karena untuk memperoleh senjata api tidak semudah yang anda kira, tapi kalau anda merasa sudah bisa memenuhi persyaratan yang di bawah silahkan mengajukan diri ke POLDA setempat untuk mengurus surat perijinan. Berikut syarat dan ketentuan untuk mengajukan diri :